Tampilkan postingan dengan label Aliran Rasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aliran Rasa. Tampilkan semua postingan

Rabu, 21 Februari 2018

Learning is Fun

Saya selalu mengingat perumpamaan ini, "Jangan kau ajarkan bebek terbang dan jangan pula kau ajarkan ikan memanjat". Dan banyak perumpamaan-perumpamaan lainnya yang sejenis, yang sering kita dengar. Kalimat itu sangat menohok untuk saya. Dan membuat saya banyak berpikir tentang apa hakikatnya belajar. Buat saya, belajar adalah sebuah proses yang harus menyenangkan. Bagaimana bisa mendapatkan hasil yang maksimal bila kita melakukannya dengan berat hati. Jadi ... ya, saya men'setting' mindset saya bahwa learning is fun
Belajar bisa menyenangkan bila dilakukan sesuai dengan diri kita, Belajar dengan cara kita. cara yang gue banget. Dengan keunikan yang dimiliki oleh masing-masing orang, tentu saja ... proses belajar ini akan muncul dalam berbagai bentuk. Hal tersebut akan muncul menjadi gaya yang khas, unik. Keunikan ini tentu saja dipengaruhi oleh banyak faktor internal dan eksternal yang memudahkan kita untuk menyerap dan mengolah informasi (proses belajar)  untuk menjadi ilmu yang bermanfaat. 

Jadi ... apa yang saya rasakan selama hampir dua pekan mengamati Jani menemukan gaya belajarnya? Sebelum menjalankan tantangan ini, saya menyiapkan diri saya sendiri dulu bahwa tugas saya adalah mengamati dan mengenali gaya belajar Jani bukan memintanya belajar dengan gaya yang saya mau. 

Sabtu, 27 Januari 2018

The Happiness Project is Our Mission


Siapa sih orang tua yang tidak ingin  anaknya cerdas? Tunjukin ke saya deh,  kalau ada orang tua yang menolak anaknya menjadi pintar atau cerdas. Semua orang tua menginginkan semua anaknya cerdas, pintar, baik, sholeh/sholeha. Semua hal-hal yanΔ£ baik dan unggul. Keinginan dari orang tua yang seragam sebenarnya, tapi tidak dalam implementasinya. Ada yang mampu mendapatkan dengan cara yang menyenangkan, ada dengan cara yang susah payah, lama, perang batin,  jatuh bangun ... semuanya berawal dari doa yang hampir sama tapi dengan hasil yang berbeda-beda 😊.

Menyadari sepenuhnya bahwa setiap anak berbeda tidak semudah yang saya pikirkan. Ada hati juga yang ikut berperan disitu. Kok bisa beda sih? Kok gak kayak si mbak? Kok begini sih?. Kok nggak kayak anaknya A yang rajin? Pertanyaan-pertanyaan yang kerap membordir hati saya. Itu baru tahap menyadari, sayapun harus lanjut juga ke tahap memahami dan menerima. Nah ... inilah bagian yang tersulit buat saya. Prosesnya cukup lama dan sayapun sampai detik ini masih dalam proses belajar.

Saya harus berpegang teguh (tentunya setelah berproses untuk sampai tahap ini ya) bahwa tiap anak membawa fitrahnya masing-masing. Menyadari bahwa tiap diri kita membawa misi dihadirkan di dunia ini, maka saya harus yakin bahwa anak-anak saya memiliki misi hidupnya masing-masing. Anak adalah versi terbaik dari dirinya. Alllah Sang Maha Pencipta tidak membuat versi lain dari anak kita, tidak ada duanya. Kata-kata yang melekat sewaktu saya mengikuti seminar parenting dari ustad Hary Santosa. Sekaligus kata-kata yang makjleb buat emak kayak saya.

Saat saya dalam berproses melihat, mengenal dan mengembangkan fitrah anak saya masing-masing, disaat yang bersamaan tugas kelas Bunda Sayang Ibu Profesional memasuki game ketiga dengan tema Melatih Kecerdasan Anak, maka inilah moment yang bisa saya manfaatkan lebih jauh lagi dan menjadikannya sebagai sebuah project bersama dengan Jani. Project itu kami namakan The Happiness Project. Saya terinspirasi dari sifat Jani yang cukup peka dengan keadaan disekelilingnya. Dan saya ingin, apa yang dilakukannya adalah hal-hal yang membuatnya bahagia. Agar kesan yang didapat dan dirasakannya, lebih dalam.

Pohon Kebaikan yang akan bertambah rimbun dengan daun-daun kebaikan πŸ’™πŸ’™πŸ’™

Meski tantangan kali ini saya hanya melakukannya bersama Jani, karena sampai saat ini, si Ayah masih belum tergerak untuk terlibat secara aktif, sama seperti sebelum-sebelumnya. Pasif meski tidak menentang. Biarlah ... semoga suatu saat, hati si Ayah tergerak untuk bisa terlibat lebih jauh lagi πŸ˜ŠπŸ™πŸ™πŸ™.

Yang membuat saya haru dengan tantangan kali ini, tidak hanya karena antusiasnya Jani mengerjakan tantangan, tapi juga respek dari orang lain yang didapatkannya. Respek dari wali kelasnya yang menyampaikan ke saya mengenai kekagumannya dengan sikap Jani, yang sangat mandiri dan berempati ke teman-temannya.. Duh, emak mana sih yang gak meleleh? Dan hal-hal kayak gini ini, gampang banget bikin emaknya mewek. Tisu mana tisu .... 

Iya, saya bersyukur bahwa Jani sangat menyukai apa yang dia lakukan. The Happiness Project inipun masih berjalan sampai sekarang. Dan membuat beberapa family project yang dulu sudah ada sebelumnya, kembali kami jalankan.

Semoga ini adalah bagian dari upaya saya menyiapkan Jani menjalankan misi spesialnya di masa yang akan datang. Menjadi bagian dari orang-orang yang menebar manfaat dan kebaikan. Karena saya, orang tuanya, adalah orang terbaik yang dikirimkan Allah untuk Jani. Dan Allah SWT, tidak akan pernah salah menitipkannya bukan? 

#aliran_rasa
#kelasbunsayiip3
#gane_level_3



Selasa, 19 Desember 2017

Caraku mencintaimu

Mengalirkan rasa ...
Meyakinkanku, menemanimu hanya sebatas nafas.
Ku tahu ...
Suatu saat aku harus merelakanmu, mengikhlaskanmu berjalan sendiri ...
Merasakan pahit, senang, luka dalam hidupmu

Nak, inilah cinta dan kasihku
Mengajarkan tanpa lelah untuk kau bisa tegar hadapi hidup.
Biarkan lelah menguatkan langkahmu. 
Biarkan sakit menajamkan rasamu.
Agar kau menyadari betapa indah hidupmu.

Dan aku tahu, kau bisa menjalaninya ... sendirian.



#AliranRasa
#GameLevel2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Senin, 20 November 2017

Bahagia itu sederhana, mak ...

Apa sih yang bisa membuat saya merasa sangat spesial dan bahagia? Pak suami yang tiba-tiba romantiskah? atau berat badan yang dratis turun?*ngga mungkin banget ini mah ...  bukan itu semua. It's so simple. Hanya saat Nayya, si ABG saya ini bilang bahwa dia jauh lebih menyukai emaknya yang sekarang. Buatnya, emaknya yang sekarang ini, jauh lebih menyenangkan ... lebih keren! Yeeeiiiiii ...



Seribu Cerita Dari Dapur

Dapur? Ini bagian rumah yang tidak terlalu sering saya sentuh. Bukan karena tidak bisa masak, tapi karena memang saya tidak begitu suka ...