Assalammualaikum wr wb ...
Yeeeiiiii ... Akhirnya masuk juga di bulan ke 2 kuliah Bunda Sayang Institut Ibu Profesional. Ini berarti, saatnya memulai tantangan game level 2. Di game level 2 ini, kami para peserta ditantang untuk membuat program One Week One Skill dalam hal kemandirian. Tantangan ini boleh dilakukan dengan pasangan ataupun salah satu anak, selama minimal 10 hari berturut-turut dan maksimal tidak terbatas waktu, tergantung komitmen yang dibuat.
Untuk tantang kemandirian ini, ketiga anak saya, saya tawarkan terlebih dahulu, siapa yang kira-kira bersedia menjadi "project si Bunda" hehehehe. Dari ketiganya, anak saya yang paling kecil, Jani (8 tahun) yang paling antusias untuk bisa jadi bagian dari project bundanya. Wah, kebetulan juga sih sebenarnya ... karena ada beberapa hal seputar kemandirian, yang selama ini, saya anggap Jani belum mampu melakukannya dan hanya dapat saya "batin" aja, tanpa ada tindakan untuk merubahnya menjadi lebih baik.
Banyak faktor yang menyebabkannya. Salah satunya, sebagai anak paling kecil, si bungsu ini kadang memanfaatkan posisinya. Jadi lebih manja dan selalu ingin dilayani dan diperhatikan. Kadang, saya juga sih sebagai emaknya, masih kangen untuk "usel-usel" dia dan lebih banyak membiarkannya untuk bisa lebih manja. Yesss, tipikal emak-emak banget sebenarnyakan ya, yang ngerasa kenapa anak-anak ini tumbuh cepat sekali, dan rasanya belum bisa move on untuk lihat mereka tidak tergantung sama emak. Nah, Jani kadang tau banget perasaan emaknya yang lebay gini, maka semakin susahlah saya untuk bisa membuatnya menjadi lebih mandiri.
Jadi, pas bangetkan ya ... saat saya butuh penguatan untuk melatih kemandirian si bungsu ini, ccrriiiiiiinnngggg ... topik yang sama untuk tantangan di game level 2 ini.
So, ini dia step-step yang saya lakukan dengan Jani demi suksesnya tantangan game level 2 emaknya.
- Mengajaknya berdiskusi menentukan apa yang akan kita lakukan di tantangan tersebut. Hasil dari obrolan saya dengan Jani, kami sepakat tantangan yang kami lakukan adalah :
- Minggu 1 : Belajar Tidur di Kamar Sendiri
- Minggu 2 : Membereskan dan merapihkan kamar tidur
- Minggu 3 : Belajar mencuci piring
- Menyepakati konsekuensi apabila tantangan tersebut dilakukan/tidak. Adapun konsekuensi yang kami sepakati, apabila Jani bisa menyelesaikan tantangannya dengan baik, maka akan mendapatkan reward dibelikan satu buah buku cerita atau ditraktir makan (dia yang menentukani tempat makannya, duuuhhh ... hahahha baiklah). Tapi, apabila tantangan yang dilakukannya gagal, maka No gadget di hari Sabtu dan Minggu (Saya menerapkan aturan, gadget hanya boleh pada hari Sabtu dan Minggu atau hari Libur).
Saya memang mengajaknya untuk terlibat dalam membuat keputusan, agar Jani dapat lebih bertanggung jawab dengan tindakannya. Dan juga, agar si bungsu ini senang melakukannya tanpa merasa terpaksa atau beban.
"Kapan dedek mulai tidur di kamar sendiri?"
"Kalau malam ini, dek Jani ... mau?
"Mau"
"Oke ... gimana kalau kita ganti spreinya dek?"
"Aku yang pilih ya Bun. Oia, aku mau ambip sarung sekalian, buat tidurnya".
Dan Janipun langsung mengajak saya ke lemari untuk memilih seprei yang dia mau dan belajar memasang seprei, sarung bantal dan guling sekalian. Saya dimintanya untuk foto dan memvideokan apa yang dilakukannya (malah emaknya hampir lupa loh hahahaha ...). Seneng sih si emaknya liat dia antusias. Pertanda baik, hehehehe .... à
selesai, si bungsu ini mengajak mba Danish untuk masuk kamar, dan mendengarkannya cerita. Sudah ngantuk sepertinya. Nah biasanya, pas di momen ini, Jani akan rewel untuk masuk ke kamar saya dan minta saya "ngelonin"nya. Atau meminta Ayahnya untuk mngelus-elus punggungnya sampai dia tertidur. Biasanya yang terjadi, saya akan mengeloninya sambil ikut tidur pula atau Ayahnya akan senang hati mengelus-elus punggungnya dan ikut tertidur juga. Jadilah, si bungsu ini akan tidur sampai pagi di kamar kami. Dan itu selalu seperti itu hampir tiap malam.
Setelah urusan memasang seprei, sarung bantal dan guling
Tapi, malam ini ... saya mengamatinya dari ruang keluarga, lebih tepatnya mendengar pillow talk mereka berdua (Jani dan mb Danish) soal teman-teman sekolahnya sampai akhirnya suara mereka tidak terdengar lagi. Sudah tidur ternyata. Yeeeiiiiii .... hari pertama tanpa drama dan Jani sangat kooperatif sekali. Good girl, honey bunny nya Bunda.
![]() |
| Tidur dengan sarung kucel yang setia nemenin 😁 |
#HariPertama
#Tantangan10Hari
#Level2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tengkyuuuuuu udah mampir 🌝.