Minggu, 10 Desember 2017

Jani si Manager Menu yang Handal (Hari 11)

Bismillahirrohmannirrohiim ...


Hari kesebelas.
Hari ini hari Minggu. Semalam saya sudah berjanji ke Jani dan kedua kakaknya untuk mengajak mereka untuk keluar pagi-pagi sekalian sarapan dan makan siang (ini salah satu cara emak menghindari masak di hari Minggu hehehe...). Girls days out, tanpa si Ayah. Awalnya sih, kami semua akan ke Solo, menghadiri pernikahan teman sepeda Ayahnya. Tapi karena anak-anak memilih untuk tidak mau menghadiri pernikahan, jadinya emak tetap menjalankan planning untuk days out bersama para anak gadis.

Saya usulkan untuk mencoba datang ke Pasar Karetan di daerah Boja Kendal, saat mereka bertiga sepakat memilih mall. Tapi, karena saya bilang kalau Pssar Karetan ini hanya ada cuma di hari Minggu dan menceritakan ada apa saja disana, mereka akhirnya tertarik juga untuk datang. So, berangkatlah kami berempat jam 09.00 wib dari rumah.

Dari lokasi rumah saya yang di daerah Manyaran
Ternyata lokasinya jauh juga hehehehe ... meski sambil beberapa kali tanya ke orang-orang dan mengandalakan Google Maps, sampai juga kami di Pasar Karetan - Radja Pendapa Camp. Langsung cari sarapan, karena memang sedari pagi belum makan. Karena banyak makanan tradisional (pecel, urap, nasi jagung, dll), dimana lidah anak-anak belum semuanya bisa masuk, saya usulkan untuk makan Soto. Mereka setuju. Saya biarkan Jani untuk belajar memasan makanan. Mulai dari menanyakan ke kedua kakaknya, apakah soto mereka mau ditambahin sate apa saja, sampai juga mau pesan minum apa. Habis makan, saya ingatkan mereka untuk menumpuk bekas makanannya agar memudahkan mbak dan mas nya untuk bersih-bersih.

Setelah selesai sarapan, kami mencoba untuk explore ada apa saja di Pasar Karetan ini. Selain tempat-tempat makan yang sudah di posisikan menyebar di beberapa area Radja Pendapa Camp ini, ada juga kegiatan-kegiatan yang melibatkan anak-anak. Saat kami datang, ada kegiatan melipat kertas, origami. saya tawarkan apakah Jani mau ikut, dia lebih memilih untuk ikut kedua kakaknya mengelilingi area Radja Pendapa Camp ini. Setelah puas, kami putuskan untuk pulang dan anak-anak meminta emaknya untuk mampir di McD, karena mereka ingin membeli es krim. Hmmmmm ... okey, baiklah, toh seraha jalan pulang juga.

Sampai di McD, antrian cukup panjang. Mb Nayya dan mb Danish bergantian untuk mengantri, emak dan Jani mencari meja untuk makan. Waktu kami mendapatkan meja kosong dengan banyak sekali sisa makanan yang bertebaran di atasnya, Jani cuma bilang "Bunda kudunya ngajarin juga, buat mereka bersihin sisa makanannya setelah makan" . Hehehehe ... emaknya cuma bisa nyengir ...

Meja kami yang bersih dari sisa-sisa makanan 😊
Nah, saat kami selesai makan. Anak-anak dan saya langsung melakukan gerakan bersih-bersih setelah makan (karena kebetulan dekat tong sampah dan juga tempat makan di McD ini, tempat makan dari wadah kertas dan plastik yang bisa langsung dibuang setelah makan/minum. Kalau kejadiannya di rumah makan, maka saya anjurkan mereka untuk menumpuk bekas/wadah makan/minum di tengah meja).
Saya terus terang senang. Bahwa apa yang coba saya ajarkan dan tanamkan sikap ke Jani dan kedua kakaknya, sudah mampu mereka terapkan dimana saja. Saya tanamakn juga ke anak-anak, dalam hal sekecil apapun, lakukanlah hal-hal yang dapat mempermudah hidup orang lain, maka hidupmu pun akan dipermudah oleh si pemilik kehidupan.


Dan hari ini, dalam perjalanan pulang ...
"Nanti malam, aku mau nasi goreng ya Bun"
"Nasi goreng lagi?"
"Iya. Mbak mau jugakan nasi goreng?"
"Terserah dek", jawab keduanya kompak
"Okey, nanti malam kita makan nasi goreng lagi", sahut emak.



#HariKesebelas
#Tantangan10Hari
#GameLevel2
#KuliahBunSayIIP
#MelatihKemandirian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tengkyuuuuuu udah mampir 🌝.

Seribu Cerita Dari Dapur

Dapur? Ini bagian rumah yang tidak terlalu sering saya sentuh. Bukan karena tidak bisa masak, tapi karena memang saya tidak begitu suka ...