Minggu, 14 Januari 2018

Berilah yang Terbaik (Day11)



Bismillahirrohmannirrohiim ...

Hari kesebelas.
Hampir saja 'report' hari ini terlewat.
Hanya tinggal beberapa menit ke depan saja, sudah akan berganti hari.
Karena emaknya, tertidur setelah pulang dari event Family Days Outnya IIP Semarang, dan terbangun di sisa waktu kurang dari 30 menit untuk berganti hari. Hufftttt.

Padahal di hari kesebelas kemarin, Jani sudah menuliskan kebaikannya di daun dan menempelkannya di pohon kebaikan, sayanya yang lupa untuk melaporkan. Duuuh, ketiduran karena kecapekan di cuaca yang mendung-mendung syahdu .... untung terbangun. Alhamdulillah ...


Hari Sabtu kemarin, karena saya membekali Jani ke sekolah dengan cukup banyak jajanan yang berat, ada siomay, macaroni schootel dan juga risoles, maka saat jam istirahat, karena ada temannya yang tidak membawa bekal, maka ditawarkan dan dibagikannya ke temannya, Citra. 

Sewaktu saya jemput pulang sekolah, saya langsung dilaporkannya dengan semangat. 

"Besok Senin, aku mau lagi bawa macaroni ya bun. Agak banyakan ya ... solanya teman-teman tadi juga pada aku icipin dan katanya, macaroni bunda enaaaak".

Siappp dek.
Dan emaknya senang, karena buat emaknya, kemauan untuk berbagi itu penting. Apalagi berbagi dengan barang atau makanan yang kita sukai. Tanpa ada rasa "eman-eman". Dan akan lebih menyenangkannya lagi, bila apa yang kita bagi itu disukai atau disenangi orang lain. 

Dan Jani melakukannya pun dengan senang hati. Itu yang terpenting.

#tantangan_hari_ke_11
#bunsayiip3
#game_level_3
#kami_bisa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tengkyuuuuuu udah mampir 🌝.

Seribu Cerita Dari Dapur

Dapur? Ini bagian rumah yang tidak terlalu sering saya sentuh. Bukan karena tidak bisa masak, tapi karena memang saya tidak begitu suka ...