Memahami gaya belajar Jani yang lebih dominan auditory ini, memacu saya untuk mencari cara yang efektif, agar apa yang dipelajarinya berkesan. Emaknya putar otak, menggali hal-hal yang bisa dimanfaatkan dalam proses belajar.
Di hari kedua tantangan ini, dalam rangka mencari metode yang pas dengan gaya belajarnya, maka saya mencoba melakukan langkah-langkah yang cukup simple. Saya harap dengan "metode coba-coba" ini Jani menemukan metode belajar yang paling pas dengan gaya belajarnya yang auditory.
Menjadi pendengar yang baik
Si Auditory ini sepertinya memang harus mendapatkan porsi cukup besar untuk didengarkan dengan intens. Jadi, saya harus memberikan cukup perhatian dengan cerita yang disampaikan. Termasuk saat dia membacakan buku pelajarannya. Saya meleng sedikit, langsung kena semprit, hehehehe ...
Berdiskusi
Mengajaknya untuk terus berbicara. Melatihnya menyampaikan ide dengan baik dan benar sekaligus juga melatihnya untuk bisa menerima dan menghargai pendapat dan pilihan orang lain. Karena dengan gaya belajar auditory ini dia akan fokus dengan apa yang didengarnya, maka di tahap diskusi ini, dia belajar menarik kesimpulan dalam mengolah informasi yang di dengarnya melalui indera pendengaran. Di bagian menarik kesimpulan, saya masih melihatnya agak kesulitan untuk mengolahnya menjadi sebuah kalimat yang bisa dipahami banyak orang. Saya harus bertanya "Maksud adek begini?" saat dia menyampaikan apa yang dia pahami. Next day ... kita coba cara lain ya dek.
Bermain Peran
Semalam, saya mengajaknya untuk bertukar peran. Kalau selama ini saya selalu mendengarkan ceritanya, kali ini saya minta dia mendengarkan cerita saya. Dengan gaya bercerita saya yang ekspresif dan cukup dramatis, hahahaha ... emaknya memang agak lebay, ternyata yang saya dapatkan Janipun tertarik mengamati ekspresif saya dan mencoba menirukannya. Aha! Bisa jadi, dia pun punya gaya Visual dalam belajar.
Sebelum memulai aktifitas belajar, saya ajak dia untuk menentukan lokasinya. Lokasi yang dia merasa nyaman dan rileks. Pilihannya di kamarnya di atas tempat tidur (Wah, tantangan berat untuk saya nih ... ketemu bantal dan guling mah, bawaannya ngantuk). Tapi, okelah untuk kali ini saya menyetujui pilihannya. Saya mencoba menghargainya. Suasana yang rileks itu memang sangat membantu kita dalam proses belajar. Tidak tegang, dan apa yang disampaikan jadi mudah untuk sampai dan diingat. Meski di atas tempat tidur, kami berdua cukup seru mejalankan aktifitas diskusi, membaca dan bertukar peran.
Di hari tantangan selanjutnya, emak sudah bersiap (lahir dan batin loh hehehehehe) dengan motede-metode belajar yang lainnya. Dari empat langkah yang saya coba tadi malam, satu catatan penting buat saya adalah, kadangkala kita menemukan hal yang baru dari sesuatu yang kita baru coba. Jadi, jangan pernah takut dan enggan untuk mencoba kemungkinan-kemungkinan baru. Kita nggak pernah tahu, kejutan apa yang kita dapatkan.
#HariKe2
#Tantangan10Hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunsayIIP


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tengkyuuuuuu udah mampir 🌝.