Memulai membuka percakapan dengan si anak ABG ini, memang penuh tantangan. Hari ini, sepertinya mood Nayya tidak begitu bagus, jadi tanggapannya biasa saja bahkan cenderung dingin saat memulai pembicaraan πππ. Wah, si emak sudah mulai agak-agak kepancing juga sih awalnya ... pengennya masuk kamar dan selonjoran aja.
Meski awalnya komunikasi si emak dengan ABGnya ini tersendat, ada moment dimana Nayya dan saya keluar bareng untuk membeli kebutuhan pribadinya. Kesempatan saya nih buat bisa ngobrol, meski di dalam mobil dan waktunya terbatas.
Memulai dengan menanyakan perasaannya saat itu (tampangnya agak-agak jutek gitu, jadi selain kepo, si emak juga mau mencoba mencairkan situasi sih ceritanya π), dan sekaligus memutar lagu lamat-lamat dari tape mobil, Nayya mulai ngomong meski sepotong-potong. Tidak seantusias kemarin. Menjawab pendek tanpa berminat untuk bicara lebih lanjut.
Memang harus sabar ya, menghadapai anak yang swing mood nya tinggi. Dan Nayya termasuk salah satunya. Mengalihkan pembicaraan dengan menanyakan group musik yg lagi digandrunginya, sedikit membantu untuk dia untuk lebih terlibat dalam perbincangan.
Obrolan kami malam ini seputar dirinya sebagai anak pertama. Saya kasih kesempatan Nayya terlebih dahulu untuk bicara tentang perasaannya sebagai anak pertama. Apa yang selama ini dia rasakan. Merasa terbebanikah? Meski belum lancar dan lepas mengutarakan perasaannya, saya paham bahwa Nayya ga suka terlalu dipaksa melakukan sesuatu yang dia ga begitu menyukainya. Dia juga ga suka bila diminta untuk selalu mengalah dengan adik-adiknya. Dia mau, saya sebagai emaknya dan adik-adiknya tahu dan mengerti sifat-sifatnya, jd kalau dia melakukan sesuatu yang berbeda dengan yang diharapkan, kita semua memahaminya kenapa dia melakukan hal tersebut.
Okeey, mendengar apa yang dirasa Nayya, saya mencoba berada dalam posisinya dimana menjadi anak mbarep yang memang seringkalu dituntut secara tidak langsung, menjadi contoh baik dan sempurna untuk adik-adiknya.
Saya menyimak kekesalan yang dia utarakan, saya coba pahami kedudukannya.
Saat Nayya sudah selesai mengutarakan perasaannya, saya sampaikan bahwa saya dan ayahnya, sebagai orang tuanya berharap Nayya memahami dan menerima apa yang menjadi tanggung jawabnya sebagai anak mbarep.
Bahwa dengannyalah, kami orang tuanya kelak akan menitipkan adik-adiknya bila kami sudah tidak ada. Maka wajiblah hukumnya bagi mereka, kakak beradik ini untuk saling menyayangi satu sama lain. Selalu membantu dan saling rukun. Meski saat ini seringkali yang terdengar pertengkaran--pertengkaran yang memancig emaknya untuk seriosa dengan nada sopran.
Malam ini saya belajar untuk lebih mendengar Nayya, bukan hanya sekedar mendengar, tapi benar-benar menyimak. Saya juga belajar bahwa saya harus bisa menyampaikan apa yang saya mau sebagai orang tuanya. Anak juga berhak untuk mendapatkan alasan kenapa ini boleh atau tidak. Bukan hanya tau takut salah, dosa .... semua sdh ada Setidaknya Nayya paham, kenapa kami orang tuanya, berharap lebih banyak kepada dirinya. Tanggung jawab sebagai pengganti orang tua, otomatis akan jatuh ke pundak si anak mbarep.
Tanggung jawab yang tidak kecilkan ya.
Obrolan di dalam mobil itu cukup singkat.
Gak banyak sebenarnya yang bisa kami bicarakan. Tapi, waktu yang sedikit itu bukan penghalang untuk kita berkomunikasi. Yang terpenting dari komunikasi adalah pesan yang ingin kita sampaikan, sesuai dengan apa yang kita mau. Dan malam ini, saya mendapatkan "pesan" dari si ABG saya. Terima kasih ya mb Nayya, kita sama-sama belajar ya nak πππ
#hari2 (3/11/2017)
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliqhbunsayiip
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Seribu Cerita Dari Dapur
Dapur? Ini bagian rumah yang tidak terlalu sering saya sentuh. Bukan karena tidak bisa masak, tapi karena memang saya tidak begitu suka ...
-
Single Fighter? Seringkan dengar istilah ini? Kalau menurut kamus Inggris-Indonesia https://kamuslengkap.id , single fighter artinya ada...
-
Apa yang membuat kita bahagia? Jawaban setiap orang pasti berbeda. Meski kadang memiliki jawaban yang sama, tapi pasti memiliki detail...




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tengkyuuuuuu udah mampir π.