Bismillahirrohmannirrohiim ...
Hari ke sembilan.
Gak terlalu mulus memang melatih Jani menjadi si manager untuk urusan makan. Sepertinya saya, emaknya, kudu pelan-pelan nih, agak sedikit mengerem apa yang ingin saya latih. Menjaga moodnya tetap terjaga, bersemangat dalam melaksanakan 5antangannya.
Pagi ini, setelah semalam menentukan menu apa yang ingin dibawanya untuk bekal sekolah dan sekaligus menu makan siang keluarga (emak ngirit dooonk ...), Jani cukup antusias menyiapkan semuanya. Sambil ngemil tempe goreng, dia siapkan sendiri bekal sekolahnya dan juga sibuฤท bolak balik dari dapur ke meja makan untuk menyiapkan menu di wadah lauk (kebetulan, Jani suka banget dengan wadah lauk oval yang ada di rumah). Dan buatnya, kegiatan itu sangat menyenangkan, hahahaha ...
![]() |
| Menu sarapan dan siang sekaligus pilihan Jani. Untuk makan siang tinggal ditambah sayur bayam dan sambal cocol ๐๐ |
Sebelum berangkat sekolah, dia juga pesan agar saya jangan lupa untuk mencari-cari resep nasi bakar, karena dia pengen nasi bakar. Oalaaaa hahahaha ... baiklah dek. Nanti emak searching ya ... dan semoga ga males buatnya (emak nyerah soal makanan yang dibungkus pake daun, karena ga pernah bs bungkusnya, ribet banget wkwkwkww ...).
Hari ini, saya lihat Jani sudah mulai bisa menjalankan tantangannya. Waktu menentukan menu apa, dia juga selalu menawarkan ke kedua kakaknya, kira-kira ingin menu apa. Good point. Emak senang. Karena Jani sudah mulai bisa menerapkan fungsinya sebagai manager menu di keluarga, dengan start yang sangat baik. Waktu saya tanya, kenapa pake nanya-nanya dulu? Jawabannya sangat logis, dia bilang, biar nanti mb Nayya dan mb Danish juga mau makannya. Good answer, anak hebatnya bunda ๐๐๐ผ๐.
#HariKeSembilan
#Tantangan10Hari
#GameLevel2
#KuliahBunSay
#MelatihKemandirian



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tengkyuuuuuu udah mampir ๐.