Sejatinya tugas yang tak pernah lekang dalam hidup kita sebagai manusia adalah belajar (menuntut ilmu). Karena dengan menuntut ilmu kita akan mendapatkan keberkahan. Ya. ilmu yang bermanfaat adalah sebuah keberkahan dalam hidup. Menurut saya, ini artinya, fitrah kita sebagai manusia adalah belajar (menuntut ilmu).
"Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjagamu, sedangkan harta justru engkau yang harus menjaganya ..."
- Ali Bin Abi Thalib -
Bahkan dengan mempelajari hal-hal yang terlihat sederhana, banyak sekali yang dapat kita pelajari. Benar, sesungguhnya ilmu itu memang sangaaaat luas. Buka mata, hati dan pikiran kita untuk mempelajari semuanya. Utamakan adab dalam mempelajarinya agar ilmu kita bermanfaat.
Seringkali, saya merasa bahwa Jani yang dominan auditori ini, seringkali saya anggap hanya ingin didengar dan mendengar saja. Pada kenyataannya, kadang di saat-saat tertentu, dia melakukan sesuatu yang yang kontradiksi dengan apa yang kerap dilakukannya. Mungkin itu juga penyebab mengapa sebagian orang memilki kombinasi gaya belajar. Meski dominan di salah satu gaya belajar, tapi pengaruh gaya belajar yang lain, akan muncul sesekali.
![]() |
| Mencuri foto dari ruang kerja saya, saat si auditori ini lebih memilih baca dalam diam 😊 |
Seperti sewaktu membeli buku cerita. Saya sempat mengarahkan pilihannya ke buku cerita yang tidak terlalu full colour dengan gambar yang dominan, tapi Jani tetap dengan pilihannya, full colour dan penuh gambar hehehehe.
Buat saya, apapun yang membuatnya nyaman dalam belajar (menuntut ilmu) meski itu kadangkala berbeda dengan kebiasaannya, selagi itu tidak membahayakan dan merugikan, ya ... sah-sah saja ya. Yang utama dari gaya belajar inikan, kemudahan si anak untuk menyerap informasi (ilmu) dengan lebih maksimal, sehingga ilmu tersebut menjadi bermanfaat.
Berbeda sekal-kali ... nggak apalaah ....
#TantanganHariKe6
#Tantangan10Hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tengkyuuuuuu udah mampir 🌝.